Guru Honorer K2 Korban Penipuan Unjuk Rasa Di Kantor Bupati Tapteng

oleh
Foto : Sejumlah Guru Honorer K2 melakukan aksi ujuk rasa di kantor Bupati Tapteng, Jum'at (4/5/2018)

TAPTENG, (KIRABNews.com) – Sejumlah guru honorer K2 yang bertugas diwilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Bupati Tapeng, Jum’at (4/5/2018).

Massa meminta agar Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani segera mengusut kasus penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) guru K2 tahun 2013 lalu.

“Kami korban penipuan honorer, di janjikan akan menjadi PNS oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab pada masa Bupati Bonaran Situmeang. Tolong bantu kami pak Bupati,” Gideon Purba, ketua Forum Honorer K2 Tapteng.

Gideon menyebutkan, mereka yang turun saat ini adalah korban penipuan. Dimana, kurun waktu 5 (lima) tahun sejak kejadian itu hingga saat ini belum ada niat baik dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut untuk mengembalikan uang para guru honorer ini.

“Yang melapor pada kami ada sekitar 34 orang guru honorer K2. Tapi yang yang belum terdata diperkirakan sekitar 50 orang bahkan lebih yang telah menyetorkan uang. Bervariasi, mulai dari Rp35 juta hingga Rp.105 juta,” ungkapnya.

Para pendemo berharap, kiranya Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani dapat membantu menuntaskan persolan yang tengah dihadapi para guru honorer ini.

“Tidak mudah kami mencari uang itu, kami rela meminjam kepada renterir, berutang dan bahkan sampai menjual rumah berharap diangakat menjadi PNS. Melalui demo ini kami berharap semoga uang kami bisa dikembalikan dengan utuh. Sebab kami punya bukti yang kuat berupa kwitansi,” sebut Gideon.

Massa yang datang dengan membawa sejumlah poster yang bertuliskan berbagai tuntutan itu akhirnya diterima langsung oleh wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul serta didampingi Plt Kepala BKD Yetty Sembiring, kepala Inspektorat Mangihut Simanullang, Kabag Hukum dan Ortala Humanjar Panggabean, dan Kabag Humas Fadlan Satia Siregar. Di ruang rapat Cendrawasih, Kantor Bupati Tapteng.

Foto : Sejumlah Guru Honoer K2 Melakukan Aksi Unjuk Rasa di Kantor Bupati Tapteng.

Menyikapi aspirasi dari pengunjuk rasa, wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul menyampaikan turut prihatin dan bersedia membantu persoalan tersebut hingga menemukan titik terang.

“Saya minta kepada Inspektorat, Kepala BKD, Kabag Hukum agar mencari informasi serta memintai keterangan atas aspirasi yang disampaikan untuk menjadi bahan selanjutnya,” pintanya.

Wabup Darwin mengatakan, pemerintah Tapteng wajar untuk memfasilitasi apa saja keluhan masyarakat dan mencarikan solusi terbaiknya.

Usai menyampaikan aspirasi, para pendemo akhirnya membubarkan diri masing-masing dengan tertib dan aman. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *