Ketua TP PKK Tapteng Lepas 438 Anak Penyu

oleh
Foto : Ketua dan Wakil ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melepas liar anak penyu di laut pantai Binasi, Sorkam Barat.

TAPTENG, (KIRABNews.com) – Ketua TP PKK Kabupeten Tapanuli Tengah (Tapteng) Ny. Citra Bakhtiar Ahmad Sibarani melepas 438 anak penyu di laut pantai Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, Tapteng. Senin, (6/2/2018).

Pelepasan liar anak penyu (tukik) ini turut dihadiri wakil ketua TP PKK Tapteng Ny Juli Darwin Sitompul, Danlanal Sibolga, Walhi, WWF Indonesia serta unsur Muspika dan masyarakat sekitar.

Ketua TP PKK Tapteng menyebutkan, pelepasan liar tukik ini merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan serta suatu bagian dari pembangunan nasional.

“Penyu ini termasuk hewan yang dilindungi dan keberadaannya pun nyaris punah. Kita memilih pantai Binasi sebagai tempat pelepasan penyu ini karena ini habitat yang sangat cocok sebagai tempat berkembangnya penyu,” kata Ny. Citra Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Disebutkannya, sejak tahun 2013 hingga 2017 lalu, kelompok konservasi Pantai Binasi telah melepas sebanyak 3873 anak penyu di pantai Binasi. Ia meminta jumlah ini terus ditingkatkan guna menjaga kepunaan hewan laut tersebut.

“Masyarakat dihimbau untuk meingkatkan rasa peduli terhadap kelestarian penyu, tidak ikut-ikutan menangkap lalu menjual hewan yang dilindungi ini,” pintanya.

Pantai Binasi menurut Citra adalah salah satu objek wisata di Kabupaten Tapteng yang tak kalah dengan pantai lain diluar Tapteng. selain ramai dikunjungi wisatawan lokal, tempat ini juga menjadi pilihan wisatawan luar daerah.

Mewakili kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Sumatera Utara Jonneditua Saragih menyampaikan apresiasi terhadap kelompok konservasi Pantai Binasi. Ia berjanji akan memberikan perhatian serius serta bantuan untuk menambah populasi penyu.

Kegiatan ini sekaligus dirangkai dengan pemberian rompi pelampung keselamatan berlayar sebanyak 30 unit oleh Danlanal Sibolga kepada Nelayan tradisional setempat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *